Senin, 09 September 2013

Mama :*


Untuk Bidadari yang selalu ku sebut “Mama”
Mama.. Walau kita berada dalam satu atap yang sama, aku ingin sekali menuliskan sebingkai surat cinta untukmu. Aku tak sanggup berkata-kata melalui suara, karna nantinya akan menitikkan airmata. Hanya melalui doa dan tulisan, Ma.. Perasaan ini aku tumpahkan untukmu..
Mama.. Kecantikanmu membuatku yakin bahwa Tuhan benar benar menciptakan bidadari di bumi ini. Dan sungguh, tiada kehangatan melebihi hangatnya pelukanmu..
Mama.. Sebagai ibu dan istri, kau itu kuat sekali. Setiap pagi kau harus bergegas untuk pergi bekerja, tanpa melupakan membuat sarapan untuk kami. Bahkan udara pagi yang begitu dinginnya, tak membuatmu berhenti dan menyerah. Hanya dengan alasan, untuk melengkapi kebutuhan kita semua.
Mama.. Begitu sering aku memanggil manja nama itu. Bagaimana nanti ketika aku menjadi seorang istri dan ibu dari anak-anakku? Bisakah aku sepertimu? Tak pernah menangis dihadapan anak-anak walau sudah terlalu letih. Selalu kuat untuk menjalankan kewajibanmu sebagai seorang istri dan ibu.
Apa aku bisa, Ma? Ajari aku, berikan aku kekuatan itu, dan tumpahkan cintamu dalam samudera cintaku.
Mama.. Waktu tidurmu sudah berkurang sekarang, kau selalu nampak lelah. Ketika kau tidur, diam-diam aku selalu memperhatikanmu. Kau tidur dengan pulasnya. Entah mengapa, selalu ada ketenangan ketika melihatmu. Aku ingin selalu terus melihat ketenangan itu, Ma.
Ma, mama harus semakin kuat yah. Aku tak bisa membayangkan jika aku tak bisa melihat wajahmu lagi. Aku mohon, tetaplah kuat dan selalu tersenyum manis di rumah ini untuk kami, untuk kami Ma..
Mama, Aku  belum bertekuk lutut meminta restumu, untuk menjadi istri yang shalehah seperti engkau. Kau belum melihat aku bahagia dengan laki-laki pilihan Allah. Aku belum puas membahagiakanmu, Ma.. Dan masiiih banyak hal yang belum kau dapatkan dariku. Jadi, aku mohon… tetaplah kuat dan tersenyum mengisi istana rumah ini… Bantu kami, anak-anakmu dengan doa mu, Ma…
Semoga Allah selalu menjaga, melindungi, dan memberikan kesehatan untuk kita semua yah Ma, dan semoga Allah meridhaiku untuk dapat membahagiakanmu terlebih dahulu.
Dengan penuh cinta untuk Bidadariku, Mama..
Anak perempuan ketiga-mu. Ina Pinky :’)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar